Rabu, 19 Oktober 2011

Sejarah Tempe



Sejarah Tempe di Indonesia
Proses pembuatan tempe menjadi teknologi pengolahan makanan yang tertua dalam sejarah masyarakat Jawa. Serat Centhini, sebuah buku yang diterbitkan pada abad ke-16, mengindikasikan bahwa tempe sudah dibuat dan dikonsumsi masyarakat pada masa itu. Tempe mungkin diperkenalkan oleh orang Cina yang memproduksi makanan sejenis yaitu Soybean Koji, yang merupakan hasil fermentasi kedelai dengan jamur Aspergillus. Pemakaian Rhizopus sebagai ragi tempe di Indonesia kemungkinan karena adaptasinya yang lebih baik dengan iklim Indonesia. Referensi pertama oleh orang Eropa tentang tempe pada tahun 1875 yaitu dalam Kamus Bahasa Jawa – Belanda. meningkatnya popularitas tempe di pulau Jawa, dan kemudian menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia serta negara-negara lain di dunia dimulai pada abad ke-20. Pada era tahun 70-an, daun pisang yang digunakan sebagai pembungkus tempe mulai diganti dengan plastik.
Sejarah Tempe di Eropa
Di Eropa, tempe diperkenalkan oleh orang Belanda yang dahulu menjajah Indonesia. Pada tahun 1895 ahli mikrobiologi Belanda dan ahli Kimia bernama Prinsen Geerlings mengadakan penelitian pertama untuk mengidentifikasi jamur tempe. Pabrik Tempe pertama di Eropa didirikan di Belanda oleh para pendatang dari Indonesia. Artikel berbahasa Inggris pertama (yang menyebut tentang tempe) muncul pada tahun 1931 dalam buku “Vegetables of the Dutch East Indies “, yang ditulis oleh J.J. Ochse. Artikel yang populer tentang tempe terdiri dari 7 halaman diterbikan di Perancis tahun 1982 dalam Le Compas.
Sejarah Tempe di USA
Di Amerika Serikat, tempe mulai dikenal baru pada tahun 1946 dengan diterbitkannya “Possible Sources of Proteins for Child Feeding in Underdeveloped Countries”, dalam American Journal of Clinical Nutrition. Pada era tahun 60-an ada ketertarikan baru tentang tempe dengan adanya penelitian di Cornell University (New York) dan di USDA Northern Regional Research Center (Illinois). Pada tahun 1961 Mary Otten menjadi yang pertama memproduksi tempe. Jasa terbesar dalam memperkenalkan tempe pada masyarakat Amerika adalah pada The Farm, sebuah komunitas spiritual dan pertanian besar di Summertown, Tennessee. Toko tempe pertama didirikan pada tahun 1975 oleh Mr. Gale Randall di Undadilla, Nebraska. Sebuah artikel yang ditulis oleh R. Rodale dalam “Prevention” tahun 1977 membuat dirinya dan tokonya terkenal secara nasional. Pada era tahun 80-an pada saat Industri tempe makin meluas, media mulai menunjukan ketertarikan dan muncul berbagai artikel di jurnal-jurnal sains. Selama tahun 1983 sekitar 1 juta tempe diproduksi untuk dipasarkan.
Pertama kali diposting oleh; Agrilands.net

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites